SULBARONLINE.COM, Mamuju — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menerima kunjungan 78 murid kelas V dan VI SD Simboro pada Jumat, 25 September 2026. Agenda ini digelar sebagai langkah konkret mengenalkan fasilitas perpustakaan sekaligus memicu minat baca generasi muda sejak usia dini.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak mengeksplorasi pelbagai fasilitas, ragam layanan digital maupun konvensional, hingga koleksi bahan pustaka yang dikelola Perpusip Sulbar.
Gerakan peningkatan budaya literasi ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, terutama dalam implementasi Panca Daya Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berkarakter.
Kepala Bidang Layanan dan Pengembangan Bahan Pustaka Perpusip Sulbar, A. Suryani, menyambut positif inisiatif pihak sekolah. Menurutnya, interaksi langsung dengan lingkungan perpustakaan menjadi pijakan krusial untuk mendekatkan anak-anak pada sumber informasi terpercaya.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari SD Simboro. Kegiatan seperti ini penting untuk memperkenalkan perpustakaan kepada anak-anak sejak dini. Kami berharap setelah berkunjung, para siswa semakin tertarik untuk membaca dan menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat belajar,” kata Suryani dalam keterangan resminya, Jumat, 25 September 2026.
Suryani menegaskan bahwa perpustakaan modern tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang pembelajaran dinamis yang mendukung pengembangan pengetahuan, kreativitas, hingga pembentukan karakter peserta didik.
Oleh karena itu, Perpusip Sulbar mendorong seluruh satuan pendidikan di Sulawesi Barat untuk menjadikan kunjungan perpustakaan sebagai bagian integral dari kegiatan belajar di luar kelas (outdoor learning). Sinergi antara lembaga pendidikan dan perpustakaan dinilai menjadi kunci utama dalam membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan di kalangan generasi muda.
(*/an)











