SULBARONLINE.COM, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, meminta para jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) untuk terus memperketat fungsi kontrol sosial terhadap jalannya roda pemerintahan. Menurutnya, peran pers sangat strategis dalam memastikan setiap program pembangunan daerah berjalan tepat sasaran dan akuntabel.
Pernyataan tersebut disampaikan Suhardi Duka saat menerima kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IJS di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Barat di Mamuju. Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang pelaporan resmi atas tuntasnya agenda konsolidasi organisasi di lima wilayah kabupaten.
“Pembentukan pengurus IJS di daerah adalah langkah penting. Saya mendukung penuh program pengembangan organisasi ini ke depan. Namun, saya juga meminta agar IJS konsisten mengawal pembangunan di Sulbar,” ujar Suhardi Duka yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina IJS Sulbar, Rabu, 3 Juni 2026.
Suhardi berharap, restrukturisasi baru ini mampu mendongkrak soliditas internal, meningkatkan kompetensi awak media di tingkat daerah, sekaligus memberikan sumbangsih positif bagi akselerasi pembangunan.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum DPP IJS, Irham melaporkan bahwa pihaknya telah merampungkan pelantikan serentak pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IJS di lima kabupaten. Langkah maraton ini diklaim berjalan khidmat tanpa kendala teknis.
Adapun lima struktur kepengurusan tingkat kabupaten yang kini resmi memegang legalitas organisasi meliputi, DPW IJS Kabupaten Majene, DPW IJS Kabupaten Polewali Mandar (Polman), DPW IJS Kabupaten Mamasa, DPW IJS Kabupaten Pasangkayu, DPW IJS Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).
Irham menegaskan, pelantikan yang dilakukan secara masif ini merupakan bukti nyata mesin organisasi IJS bergerak solid dan serentak di seluruh bentang wilayah Sulbar.
“Struktur IJS di lima kabupaten kini telah aktif secara legal. Kami siap mengawal pembangunan daerah dan menyuarakan aspirasi masyarakat secara profesional,” kata Irham.
Fokus pada Kompetensi dan Proteksi Hukum
Melengkapi langkah konsolidasi, fungsionaris DPP IJS langsung menggelar Rapat Kerja (Raker) pascapelantikan. Pertemuan strategis tersebut menelurkan piagam komitmen yang akan menjadi kompas pergerakan organisasi ke depan.
Ada tiga pilar utama yang disepakati dalam raker tersebut. Pertama, peningkatan kapasitas jurnalis melalui pelatihan berjenjang dan fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kedua, penguatan advokasi dengan membentuk tim respons cepat guna memberikan proteksi hukum bagi jurnalis yang kerap mengalami intimidasi saat bertugas di lapangan.
Terakhir, IJS berkomitmen membangun kemitraan yang sehat dengan jajaran Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta sektor privat. Irham menggarisbawahi bahwa sinergi tersebut tidak akan mengorbankan independensi pers dalam melakukan kritik terhadap kebijakan publik.
(ad/ad)












