SULBARONLINE.COM, Jakarta — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menemui Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Pertemuan ini membuahkan komitmen bantuan besar dari pemerintah pusat untuk mengakselerasi sektor kelautan dan budidaya di wilayah Sulbar.
Dalam audiensi yang difasilitasi oleh Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulbar itu, KKP menyetujui kucuran sejumlah program prioritas yang menyasar wilayah pesisir hingga kawasan pedalaman.
Salah satu poin utama kesepakatan tersebut adalah penetapan 28 lokasi Desa Nelayan Merah Putih di Sulbar. Program ini dirancang sebagai hub pengembangan ekonomi pesisir melalui intervensi sarana-prasarana, peningkatan kapasitas, dan penguatan kelembagaan nelayan lokal.
Guna menunjang jangkauan tangkap, KKP juga mengalokasikan 28 unit kapal perikanan berukuran 30 Gross Ton (GT).
“Dukungan ini disiapkan untuk meningkatkan produktivitas dan jangkauan tangkap nelayan, yang berujung pada peningkatkan pendapatan masyarakat pesisir,” ujar keterangan resmi Pemprov Sulbar usai pertemuan.
Tak hanya berfokus pada wilayah pesisir, kerja sama ini juga menyasar sektor perikanan budidaya. KKP berkomitmen memfasilitasi revitalisasi tambak rakyat seluas 400 hektare demi menggenjot komoditas unggulan daerah.
Uniknya, percepatan perikanan juga merambah wilayah non-pantai. Pemerintah pusat akan meluncurkan program tambak desa air tawar di 50 desa pedalaman. Langkah ini ditujukan untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memantapkan ketahanan pangan lokal berbasis protein ikan.
Gubernur Suhardi Duka menyampaikan apresiasinya atas keberpihakan KKP terhadap potensi sumber daya laut di wilayahnya. Ia menilai dukungan armada dan program revitalisasi ini menjadi stimulus penting bagi kesejahteraan warga.
Di sisi lain, Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulbar menegaskan penyiapan audiensi ini merupakan bentuk pengawalan intensif Pemprov di tingkat pusat. Langkah diplomasi daerah ini dipastikan terus berjalan agar program strategis kementerian dapat terealisasi tepat sasaran di Sulbar.
(*/ad)










