SULBARONLINE.COM, Mamuju – Kabar bahagia menyelimuti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Setelah menjalani perawatan intensif sejak dilahirkan melalui operasi Sectio Caesarea (SC), empat bayi kembar (quadruplets) pertama yang lahir di rumah sakit tersebut akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah bersama orang tuanya.
Momen kepulangan keempat bayi yang berlangsung penuh haru tersebut terjadi pada Kamis 16 Juli 2026. Tim medis menyatakan seluruh bayi dalam kondisi sehat dan menunjukkan perkembangan yang sangat baik.
Keberhasilan Perdana Kasus Quadruplets
Direktur RSUD Provinsi Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan penanganan kasus langka ini. Kelahiran kembar empat tersebut merupakan kasus pertama yang berhasil ditangani dengan sukses di RSUD Sulbar.
“Alhamdulillah, hari ini keempat bayi telah diperbolehkan pulang ke rumah dalam kondisi sehat. Ini adalah kebahagiaan bagi keluarga sekaligus kebanggaan bagi RSUD Provinsi Sulawesi Barat,” ujar dr. Musadri saat memberikan keterangan, Kamis.
Menurut dr. Musadri, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn), perawat, bidan, serta tenaga kesehatan lainnya. Selama masa perawatan, tim medis melakukan pemantauan ketat secara komprehensif.
“Kami berharap keempat bayi dapat terus tumbuh sehat, mendapatkan pemantauan kesehatan secara rutin, dan kelak menjadi generasi yang membanggakan daerah,” tambahnya.
Keberhasilan penanganan ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen Inovasi Malabbi (Manajemen Layanan Ibu dan Bayi) yang diterapkan di RSUD Provinsi Sulbar.
Program ini digulirkan untuk mendukung visi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter sejak awal kehidupan.
Pihak RSUD Sulbar menegaskan bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang yang krusial untuk mencetak generasi masa depan daerah yang sehat dan kuat.
Di sisi lain, kebahagiaan mendalam dirasakan oleh pihak keluarga pasien. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas profesionalisme dan dedikasi seluruh jajaran tenaga medis RSUD Sulbar. Perhatian dan pendampingan yang intensif dinilai sangat membantu psikologis orang tua hingga seluruh bayi dinyatakan aman untuk dibawa pulang.
Melalui pencapaian historis ini, RSUD Provinsi Sulbar berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan fasilitas pelayanan, terutama pada kasus-kasus persalinan berisiko tinggi (high-risk pregnancy). Langkah ini diambil demi menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien di Sulbar.
(*/ad)












