SULBARONLINE.COM, Sulut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami menyusul gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada Senin pagi, 8 Juni 2026.
Gempa bumi dahsyat tersebut tercatat terjadi pada pukul 06:37:42 WIB. Berdasarkan analisis parameter BMKG, pusat gempa berada di koordinat 5.79 Lintang Utara (LU) dan 125.14 Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.
Akibat kekuatan gempa yang sangat besar tersebut, BMKG merilis daftar wilayah yang berpotensi terdampak ancaman gelombang tsunami. Lima wilayah provinsi yang masuk dalam status peringatan dini ini meliputi:
1. Gorontalo
2. Kalimantan Timur (Kaltim)
3. Maluku Utara (Malut)
4. Sulawesi Tengah (Sulteng)
5. Sulawesi Utara (Sulut)
Masyarakat yang berada di kawasan pesisir pantai pada lima wilayah tersebut diimbau untuk segera menjauh dari area pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi kemungkinan datangnya gelombang tsunami.
Guncangan gempa bermagnitudo besar ini terasa signifikan hingga radius ribuan kilometer dari pusatnya. Berdasarkan data pemantauan real-time BMKG, pusat gempa tersebut berjarak sekitar 2.427 kilometer dari kawasan Gunung Sahari Selatan, Jakarta Pusat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa dari otoritas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Namun, melihat skala magnitudo yang melebihi angka 7,0 dan kedalaman yang relatif dangkal di wilayah perairan lepas, potensi kepanikan massa di pesisir utara Sulawesi dinilai sangat tinggi.
BMKG meminta masyarakat untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan, menjauhi bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, serta terus memantau pemutakhiran informasi resmi melalui aplikasi infoBMKG dan saluran komunikasi terpercaya pemerintah daerah setempat.
(ad/ad)









