Dihadiri 8.000 Orang, Kawasan Stadion Manakarra Mamuju Kembali Kinclong Pasca-Hari Bhayangkara

SULBARONLINE.COM, Mamuju – Gelaran hiburan rakyat dalam rangka Gebyar Semarak Hari Bhayangkara ke-80 yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat di Stadion Manakarra, Mamuju, berlangsung sukses dan aman pada Kamis 2 Juli 2026.

Meski sempat dipadati sekitar 8.000 warga dari berbagai kalangan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama acara berlangsung dilaporkan tetap kondusif berkat pengamanan ketat dari aparat gabungan.

Namun, layaknya acara berskala besar, menyisakan persoalan klasik pasca-acara, yakni tumpukan sampah plastik bekas makanan dan minuman yang ditinggalkan oleh para pengunjung di area stadion.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan adanya kondisi tersebut. Menurutnya, sesaat setelah acara selesai, area stadion sempat dipenuhi botol plastik hingga kotak nasi.

“Benar bahwa pasca-pelaksanaan Gebyar Hari Bhayangkara di stadion, terlihat sampah botol plastik dan nasi kotak berserakan di kawasan Stadion Manakarra,” ujar Herman.

Menyikapi hal itu, Polresta Mamuju bergerak cepat dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Mamuju. Petugas gabungan langsung diterjunkan untuk menyisir kawasan stadion sejak Jumat pagi.

Herman memastikan, proses pembersihan berjalan cepat berkat sinergi yang solid antar-instansi. Saat ini, seluruh fasilitas di Stadion Manakarra sudah dapat kembali dinikmati warga dengan aman.

“Hasilnya, kini kawasan Stadion Manakarra seperti lapangan, tribun utama, dan jalan luar keliling stadion kembali bersih dan kinclong, sehingga dapat kembali digunakan oleh masyarakat dengan nyaman,” tutur Herman.

Lebih lanjut, Herman menambahkan bahwa aksi bersih-bersih massal ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian bersama pemerintah daerah terhadap kebersihan lingkungan.

Langkah cepat ini diharapkan menjadi preseden baik dalam menjaga dan merawat fasilitas publik tetap asri, bahkan setelah digunakan untuk menggelar acara dengan massa yang masif.

(*/ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *