SULBARONLINE.COM, Mamuju – Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-486, Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) resmi membuka gelaran UMKM Expo 2026 pada Ahad (5/7/2026).
Pameran yang berpusat di Halaman Rumah Adat Mamuju ini dibuka langsung oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi. Tidak sekadar menjadi ajang pameran produk lokal, kegiatan ini juga disulap menjadi pusat pelayanan publik satu atap bagi masyarakat.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Mamuju Yuki Permana, Sekdakab Mamuju H. Suaib, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Barat (Sulbar) Risky Adhitya, serta perwakilan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten Mamuju.
Dalam sambutannya, Bupati Sitti Sutinah menegaskan bahwa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan pilar utama yang menjaga perputaran roda ekonomi daerah tetap stabil. Melalui expo ini, pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang promosi yang lebih luas.
“UMKM menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Melalui expo ini, kami berharap produk-produk lokal Mamuju semakin dikenal dan memiliki daya Saing,” ujar Sutinah.
Ke depan, Sutinah berharap sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD dapat terus ditingkatkan demi membantu pelaku UMKM naik kelas dan lebih berkembang.
Efek positif pameran ini langsung terasa di hari pertama. Sejumlah pelaku UMKM melaporkan berhasil mengantongi omzet berkisar antara Rp 500.000 hingga lebih dari Rp 1 juta. Pemerintah daerah optimistis angka transaksi akan terus melonjak selama pameran berlangsung hingga lima hari ke depan.
Salah satu daya tarik utama UMKM Expo 2026 adalah hadirnya berbagai booth pelayanan publik dari sejumlah instansi. Pengunjung yang datang tidak hanya bisa berbelanja, tetapi juga mengurus berbagai keperluan administratif secara gratis dan cepat.
Berikut daftar layanan publik yang tersedia selama pameran, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani pengurusan dokumen kependudukan (KTP, KK, Akta Kelahiran).
DPMPTSP membuka layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha. Badan Pendapatan Daerah menyediakan pos konsultasi perpajakan daerah, Dinas Kesehatan & BPJS Kesehatan memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengunjung, Dinas PPKB menyediakan layanan informasi dan konsultasi keluarga berencana.
Di sela-sela peninjauan stan pameran, Bupati Sutinah juga membagikan kabar baik terkait perkembangan usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Mamuju.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju telah melakukan pertemuan dengan Komisi II DPR RI untuk mengawal usulan tersebut, dan sejauh ini mendapatkan respons yang sangat positif.
“Saat ini pemerintah daerah masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Targetnya, usulan pembentukan DOB Kota Mamuju ini bisa segera masuk dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Penataan Daerah yang dijadwalkan selesai dibahas pada akhir tahun ini,” pungkasnya.
(*/ad)






