Pria di Mamuju Tegaskan Tak Cekik Ibu dan Hanya Melerai Pertengkaran Saudara

SULBARONLINE.COM, Mamuju — SY, seorang warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, membantah keras rilis resmi kepolisian yang menyebut dirinya telah mencekik ibu kandung dan memukul saudaranya saat terjadi keributan keluarga di Jalan Soekarno Hatta, Mamuju, Senin 21 September 2026.

SY menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi kejadian justru bertujuan untuk melerai pertengkaran hebat antara saudaranya, BH (32), dengan kakak perempuannya yang berinisial HS.

Menurut penjelasannya, perselisihan bermula ketika BH datang dalam keadaan emosi tinggi hingga memicu adu mulut dengan HS.

“Awalnya BH ini datang marah-marah, lalu bertengkar dengan kakak perempuan saya, HS. Mereka cekcok. Saya sebagai SY datang untuk melerai kakak saya,” ujar SY saat memberikan klarifikasi.

Hanya Melerai dan Memisahkan

SY menjelaskan bahwa aksinya yang memegang dan memisahkan kedua saudaranya mungkin telah disalahartikan oleh warga sekitar yang menyaksikan insiden tersebut. Ia membantah terlibat kontak fisik atau perkelahian langsung dengan BH.

“Mereka bertengkar di situ, saya yang memisahkan. Dalam keadaan emosi mungkin terjadi aksi saling dorong. Orang di sekitar mungkin mengira saya ikut berkelahi, padahal saya memegang mereka untuk memisahkan pertengkaran dengan kakak saya,” jelasnya.

Selain membantah tuduhan pemukulan, SY secara tegas meluruskan isu mengenai dugaan penganiayaan terhadap orang tua mereka. Ia memastikan tidak ada aksi pencekikan terhadap ibu kandung mereka sebagaimana informasi yang beredar dari pihak kepolisian.

“Peristiwa mencekik orang tua itu sama sekali tidak ada, baik dari BH maupun HS. Sama sekali tidak ada. Saya bantah tuduhan itu,” kata SY menegaskan.

Lebih lanjut, SY menyampaikan bahwa tidak ada petugas kepolisian yang berada di lokasi saat keributan berlangsung. Anggota polisi baru tiba di tempat kejadian setelah situasi mereda, lalu meminta keterangan darinya.

“Saat kejadian tidak ada anggota polisi di lokasi. Polisi baru datang setelah kejadian dan meminta keterangan saya. Saya sudah jelaskan kejadian yang sebenarnya,” tuturnya.

SY berharap publik dan aparat penegak hukum dapat melihat peristiwa ini berdasarkan fakta lapangan yang sebenarnya, sehingga tidak terjadi simpang siur informasi yang merugikan nama baik keluarganya.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *