SULBARONLINE.COM, Mamuju – Jagat media sosial dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan aksi perkelahian brutal menggunakan senjata tajam (sajam) tradisional jenis badik. Peristiwa mencekam ini terjadi di kawasan wisata Pantai Tai Manu, Dusun Belang-Belang, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).
Dalam video yang beredar luas di media sosial tersebut, tampak dua kelompok pemuda terlibat bentrok fisik di tepi pantai. Situasi kian menegangkan ketika salah seorang pria tiba-tiba mencabut sebilah badik dari pinggangnya dan mencoba menusuk lawannya secara membabi buta.
Melihat kilatan sajam, lawan pria tersebut langsung ambil langkah seribu karena takut ditikam. Ia terpaksa meninggalkan rekan-rekannya yang masih terjebak dalam adu jotos yang sengit.
Pria bersenjata badik itu kemudian mengalihkan sasarannya dan mencari lawan lain. Beruntung, amarahnya masih bisa diredam sehingga ia tidak sampai menusuk korban lain yang berada di lokasi kejadian.
Aksi premanisme di ruang publik ini sontak memicu kepanikan luar biasa. Sejumlah pengunjung pantai, terutama kaum wanita, berteriak histeris dan meminta warga sekitar untuk segera melerai bentrokan tersebut sebelum jatuh korban jiwa.
Polisi Turun Tangan, Dua Pelaku Ditangkap
Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian dari Polsek Kalukku langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk membubarkan massa dan menstabilkan situasi.
Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, membenarkan adanya insiden berdarah yang nyaris memakan korban tersebut. Pihaknya bergerak tak lama setelah video tersebut viral.
“Kami sudah mengamankan dua orang pelaku yang terlibat perkelahian,” ujar AKP Hadaming saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu malam, 30 Mei 2026.
Hadaming memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, polisi tetap akan memproses hukum para pelaku guna memberikan efek jera dan menjaga kondusivitas area wisata.
Saat ditanya mengenai motif di balik bentrokan antar-kelompok tersebut, Hadaming belum bisa membeberkan secara rinci. Kedua pelaku yang diamankan dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan intensif pada esok hari.
“Keduanya rencananya akan diperiksa besok. Nanti besok ya untuk data lengkapnya (setelah pemeriksaan),” pungkas Hadaming.
(ad/ad)












