SULBARONLINE.COM, Mamuju – Sektor logistik dan perdagangan di Kabupaten Mamuju bersiap memasuki babak baru yang penuh optimisme seiring rencana masuknya raksasa pelayaran PT Meratus Line untuk mengoperasikan layanan bongkar muat petikemas di Pelabuhan Kelas III Belang-Belang.
Kehadiran armada pelayaran berskala nasional ini diyakini menjadi angin segar sekaligus solusi konkret yang akan mengikis hambatan konektivitas serta mendongkrak daya saing ekonomi daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Ketua DPRD Kabupaten Mamuju, Syamsuddin Hatta, menyambut hangat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas rencana ekspansi investasi yang dinilai sangat strategis bagi kemajuan Mamuju dan Sulawesi Barat secara umum.
Ia mengungkapkan, keterbatasan akses distribusi logistik selama ini kerap menjadi tantangan utama yang menghambat minat para investor maupun perkembangan pelaku usaha lokal di daerah tersebut.
“Hambatan utama para pengusaha di daerah kita maupun dari luar untuk membangun investasi di Sulawesi Barat adalah karena akses yang belum tersedia dengan baik,” kata Syamsuddin Hatta saat diwawancarai sulbaronline.com, Selasa 20 Oktober 2026.
Syamsuddin menjelaskan bahwa operasional petikemas PT Meratus Line di Pelabuhan Belang-Belang akan memangkas biaya rantai pasok (supply chain), mempercepat arus keluar-masuk barang, serta membakar semangat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebagai bentuk komitmen nyata lembaga legislatif, DPRD Mamuju siap membangun koordinasi intensif bersama pemerintah daerah demi memastikan seluruh sarana penunjang dan regulasi investasi berjalan mulus.
“Tentu DPRD tetap membangun koordinasi dengan pemerintah, apa yang harus kita persiapkan demi kelancaran perekonomian daerah, termasuk fungsi pengawasan dan kepastian hukum,” tegasnya.
Menurut Syamsuddin, pengusaha dan investor adalah aset berharga daerah yang wajib dilindungi dan diberikan kemudahan, karena kehadiran mereka berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.
“Seluruh hasil produksi masyarakat kita, tanpa kehadiran pengusaha dan akses sarana-prasarana yang memadai, tidak akan memberikan manfaat yang optimal. Dengan adanya akses baru ini, tentu kita berikan dukungan penuh,” pungkas Syamsuddin.
(ad/ad)






