Atasi Blankspot di Mamuju Tengah, TVRI Sulbar Kebut Instalasi Transmisi Jelang Piala Dunia 2026

SULBARONLINE.COM, Mateng – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Stasiun Sulawesi Barat terus mengebut perluasan jangkauan siaran di wilayahnya. Langkah ini diambil setelah proses pemetaan wilayah menunjukkan sebagian kawasan di Kabupaten Mamuju Tengah masih masuk dalam kategori blankspot atau belum terjangkau siaran televisi digital secara optimal.

Kepala Stasiun TVRI Sulbar, Mahyar Jamal, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Direktorat Teknik TVRI Pusat untuk merealisasikan pembangunan transmisi baru di wilayah Topoyo, Mamuju Tengah. Langkah ini diambil agar masyarakat setempat bisa segera menikmati siaran televisi digital berkualitas.

“Dengan hadirnya TX (transmisi) Topoyo ini, kami berharap masyarakat Mamuju Tengah tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan siaran TVRI, termasuk untuk menyaksikan siaran Piala Dunia 2026,” ujar Mahyar Jamal melalui keterangannya, Senin, 25 Mei 2026.

Rencana pembangunan ini mendapat respons positif dari Direktorat Teknik TVRI Pusat. Sebagai syarat, pemerintah daerah diharapkan ikut berkontribusi menyediakan infrastruktur pendukung seperti lahan, menara (tower), dan ruang peralatan.

Merespons hal tersebut, pihak TVRI Sulbar langsung menggelar pertemuan dengan Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras. Bupati menyambut baik program ini dan langsung menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Digital setempat untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan teknis.

Berdasarkan hasil survei tim teknis di lapangan, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menyatakan kesiapannya untuk menyuplai kebutuhan daya listrik, ruang peralatan, hingga menara pemancar agar proses migrasi siaran berjalan lancar.

Perangkat transmisi sementara untuk TX Topoyo dilaporkan telah tiba di Mamuju Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026. Saat ini, tim teknis sedang melakukan proses instalasi intensif di lapangan.

TVRI Sulbar menargetkan proses pemasangan perangkat pemancar ini dapat rampung dalam waktu satu pekan ke depan. Setelah proses instalasi selesai, TVRI akan langsung melakukan siaran uji coba (trial) ke rumah-rumah penduduk.

Mahyar Jamal turut menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Pemkab Mamuju Tengah atas komitmen dan gerak cepat dalam mendukung ketersediaan sarana pendukung ini.

Untuk jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah juga telah menyiapkan langkah antisipasi. Pemkab tengah mencadangkan lahan seluas kurang lebih 3.500 meter persegi di kawasan Gunung Tanasi, Topoyo.

Lahan tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan stasiun transmisi TVRI yang permanen di masa mendatang.

Adapun perangkat transmisi yang dikebut pemasangannya saat ini berstatus sebagai pemancar darurat atau sementara. Hal ini sengaja dilakukan agar masyarakat di wilayah Topoyo dan sekitarnya bisa mengejar momentum siaran langsung bergengsi Piala Dunia 2026 yang hak siarnya dipegang oleh TVRI.

(*/adr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *