SULBARONLINE.COM, Sulbar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Sulawesi Barat pada Minggu, 26 Juli 2026. Sejumlah daerah diperkirakan mengalami variasi cuaca mulai dari kondisi cerah hingga potensi guyuran hujan dengan intensitas sedang.
Masyarakat di beberapa kabupaten diimbau untuk mewaspadai perubahan kondisi udara dan tingkat kelembapan yang tergolong cukup tinggi, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Kabupaten Mamasa diproyeksikan menjadi wilayah dengan suhu udara paling dingin di Sulawesi Barat pada esok hari. BMKG mencatat kisaran suhu di kawasan dataran tinggi ini berada di angka 14 hingga 23 derajat Celsius.
Selain suhu yang tergolong sejuk, Mamasa juga diprakirakan bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang. Adapun tingkat kelembapan udara di kawasan ini diprediksi berkisar antara 60 hingga 97 persen.
Berbeda dengan wilayah pegunungan, Kota Mamuju diperkirakan akan menikmati cuaca cenderung cerah sepanjang hari. Suhu udara di ibu kota provinsi ini berkisar antara 20 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 60 sampai 97 persen.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Wilayah ini berpotensi cerah dengan rentang suhu udara mencapai 21 hingga 31 derajat Celsius serta tingkat kelembapan berkisar 54 hingga 92 persen.
Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan diprediksi merata di tiga kabupaten lainnya. Di Kabupaten Pasangkayu, BMKG memprakirakan cuaca hujan ringan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 61 hingga 99 persen.
Wilayah pesisir Kabupaten Majene juga tak luput dari potensi hujan ringan. Suhu udara di Majene diperkirakan berada pada rentang 20 hingga 26 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang cukup basah, yakni 72 hingga 98 persen.
Adapun di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah tersebut dengan rentang suhu 20 hingga 28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara di Mamuju Tengah diprediksi mencapai 72 hingga 99 persen.
Dengan variasi dinamika atmosfer ini, warga yang hendak berpergian maupun beraktivitas di area terbuka disarankan tetap memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG.
(hsn/ad)




