SULBARONLINE.COM, Mamasa — Kepolisian Sektor (Polsek) Mambi tengah gencar mengusut kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang menyasar sebuah warung kelontong milik warga di Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Aksi pembobolan tersebut mengakibatkan pemilik usaha menderita kerugian materiil hingga jutaan rupiah.
Aksi kejahatan itu pertama kali diperhatikan oleh pemilik warung, Aco Porda (34), warga Desa Sendana, pada Selasa pagi, 4 Agustus 2026, sekitar pukul 06.30 WITA. Saat hendak mengawali aktivitas perdagangan dan membuka pintunya, korban terkejut melihat kondisi tempat usahanya yang sudah dalam keadaan rusak akibat dirusak secara paksa oleh orang tak dikenal.
Mendapat pengaduan dari korban pada Selasa pagi, personel Regu Piket IV Polsek Mambi langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengidentifikasi kerusakan, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Dari hasil inventarisasi awal di lokasi, pelaku disinyalir mengembat berbagai jenis barang dagangan campuran senilai kurang lebih Rp2 juta. Tak berhenti di situ, pencuri juga mengondol dua unit tabung gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram dari dalam warung.
Selain menanggung kerugian akibat barang yang hilang, korban juga harus merogoh kocek untuk memperbaiki fisik bangunan warungnya yang rusak diseleret pelaku. “Aksi pembobolan tersebut membuat total kerugian yang ditanggung korban ditaksir menembus angka Rp3 juta,” ujar petugas kepolisian yang menangani kasus tersebut di lokasi.
Dalam upaya pengungkapan ini, penyidik kepolisian telah memeriksa saksi kunci di sekitar lokasi, di antaranya Intan (28), warga Desa Sendana. Kendati demikian, sosok maupun identitas terduga eksekutor hingga kini masih dalam proses penyelidikan intensif.
Petugas menegaskan bahwa pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti-bukti petunjuk di lapangan guna mengidentifikasi jejak pelaku agar dapat segera digelandang ke proses hukum.
Guna mengantisipasi kejadian serupa, Polsek Mambi mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga dan pelaku usaha di wilayah Mamasa untuk memperketat keamanan tempat usaha mereka, terutama pada malam hari saat bangunan ditinggalkan. Kepolisian juga meminta peran aktif masyarakat untuk segera melapor jika mendapati pergerakan mencurigakan di lingkungan sekitar.
(*/ad)












