SULBARONLINE.COM, Mamuju – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Cabang Mamuju memperkuat komitmen sosialnya di sektor pendidikan. Bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), perusahaan penjaminan kredit BUMN ini bersiap menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar siswa Sekolah Dasar (SD) di wilayah terpencil.
Kepastian penyaluran bantuan ini dimatangkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Biro Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulbar, Kamis, 18 Juni 2026. Langkah ini sekaligus menindaklanjuti arahan dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk memastikan intervensi pendidikan tepat sasaran.
Dalam kesepakatan tersebut, bantuan akan didistribusikan dalam bentuk paket lengkap yang berisi perlengkapan sekolah, alat tulis, buku cerita, hingga makanan ringan (snack).
Salah satu wilayah yang menjadi fokus utama adalah SDN 040 Bunu yang terletak di Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) sebuah kawasan yang membutuhkan perhatian khusus terkait akses fasilitas pendidikan.
Selain di Polman, Jamkrindo juga mengalokasikan 60 paket bantuan untuk siswa SD di Kabupaten Mamuju. Lokasi spesifik untuk wilayah Mamuju saat ini sedang digodok bersama Dinas Pendidikan setempat agar penyalurannya berjalan efektif.
Kepala Cabang PT Jamkrindo Mamuju menegaskan bahwa program TJSL ini bukan sekadar seremonial ulang tahun perusahaan, melainkan wujud nyata kontribusi korporasi terhadap masa depan generasi muda di Sulbar.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat belajar para siswa dan mendukung terciptanya akses pendidikan yang lebih merata,” ujarnya.
Inisiatif dari anggota holding Indonesia Financial Group (IFG) ini disambut baik oleh Pemprov Sulbar. Untuk mempercepat eksekusi di lapangan, Dinas Pendidikan di tingkat Kabupaten/Kota telah diinstruksikan segera berkoordinasi dengan Jamkrindo Mamuju terkait teknis dan jadwal distribusi.
Pemprov Sulbar menargetkan seluruh proses pendistribusian paket bantuan pendidikan ini rampung paling lambat pada 27 Juni 2026.
Secara korporasi, aksi sosial Jamkrindo ini sejalan dengan pilar Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta mendukung program Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pendidikan berkualitas di seluruh pelosok Indonesia.
(*/ad)






