SULBARONLINE.COM, Mateng – Kecelakaan maut melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kilometer 10, Desa Salogatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Insiden yang terjadi pada Senin, 8 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WITA ini merenggut nyawa seorang pengemudi dan menyebabkan seorang balita kritis.
Korban tewas di lokasi kejadian diidentifikasi bernama Muis. Ia merupakan pengemudi truk Toyota Dyna berwarna merah dengan nomor polisi DK 8498 QE. Sementara itu, anak kandung Muis yang baru berusia sekitar 3 tahun mengalami luka parah dan kini tengah berjuang melewati masa kritis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mateng.
Kronologi Tabrakan: Truk Kosong vs Truk Sawit
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun pihak kepolisian di lapangan, kedua kendaraan berat tersebut diketahui melaju dari arah yang saling berlawanan sebelum akhirnya menghantam satu sama lain.
Truk Toyota Dyna (Merah) dikemudikan oleh Muis, bergerak tanpa muatan dari arah utara menuju ke selatan.
Sementara Truk Hino (Hijau) dikemudikan oleh pria bernama Irfan, melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa muatan penuh tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Saat kedua kendaraan melintas di lokasi kejadian, benturan keras tidak dapat dihindarkan. Akibat hantaman hebat tersebut, bagian kabin depan kedua truk ringsek parah hingga nyaris tak berbentuk.
“Iya benar, sopir truk warna merah yang dikemudikan Saudara Muis meninggal di tempat akibat luka parah di bagian kepala. Satu orang lainnya yang bersamanya (anak korban) mengalami luka-luka dan saat ini sedang mendapat penanganan medis,” ujar Personel Unit Laka Lantas Polres Mateng, Bripda I Made Tresna, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin 8 Juni 2026.
Kondisi Korban dan Penyelidikan Polisi
Selain Muis yang meninggal dunia dan anaknya yang mengalami luka berat, pengemudi truk Hino hijau, Irfan, juga dilaporkan terluka. Irfan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis segera.
Hingga saat ini, Satlantas Polres Mateng masih mendalami penyebab pasti dari kecelakaan lalu lintas tersebut. Petugas kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan itu,” pungkas Bripda I Made Tresna.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi sempat mengalami hambatan lantaran kedua badan truk yang ringsek menutup sebagian jalan. Pihak berwenang mengimbau para pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut untuk tetap berhati-hati.
(hsn/ad)






