SULBARONLINE.COM, MAJENE – Tim Pengabdian dari Fakultas MIPA Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat, melalui program Hibah BIMA Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, di SMP Negeri 3 Pamboang, Kabupaten Majene,Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Guru di SMP Negeri 3 Pamboang melalui Bahan Ajar Digital Berbasis Kearifan Lokal Berorientasi Metakognitif Menggunakan Augmented Reality (AR).
Program ini memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026, melalui program yang dikelola pada sistem BIMA.
Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital yang interaktif dengan memadukan Augmented Reality (AR), kearifan lokal, dan pendekatan metakognitif dalam proses pembelajaran.

Dalam pelaksanaannya, para guru mendapatkan materi sekaligus praktik penggunaan teknologi digital untuk mengembangkan media pembelajaran. Peserta menggunakan laptop dan gawai masing-masing untuk mencoba berbagai fitur serta bahan ajar yang diperkenalkan tim Unsulbar.
Pemanfaatan AR diharapkan mampu membantu guru menyajikan materi secara lebih menarik dan interaktif. Sementara penggunaan konteks kearifan lokal membuat bahan ajar lebih dekat dengan lingkungan dan pengalaman sehari-hari peserta didik.
Pendekatan metakognitif juga diperkenalkan untuk mendorong siswa tidak hanya memahami materi, tetapi mampu mengenali, mengatur, dan mengevaluasi proses belajarnya sendiri. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari para guru SMP Negeri 3 Pamboang.

Melalui program ini, tim Unsulbar berharap para guru dapat mengembangkan bahan ajar digital secara mandiri dan menerapkannya secara berkelanjutan dalam pembelajaran.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta upaya memperkuat kolaborasi Unsulbar dengan sekolah dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi dan kearifan lokal.(*)






