Hari Jadi Sulbar ke-22, Bupati Mamasa Minta Perbaikan Jalan Agar Warga Tak Lagi Ditandu

SULBARONLINE.COM, Mamuju — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, memanfaatkan momentum Peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ke-22 untuk menyuarakan berbagai persoalan mendesak yang dihadapi daerahnya.

Menghadiri acara ramah tamah di Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar pada Selasa, 22 September 2026, Welem menyoroti isu krisis infrastruktur, stunting, hingga kemiskinan ekstrem.

Welem menegaskan bahwa penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem masih menjadi perjuangan utama di Kabupaten Mamasa. Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan menjadi kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat setempat.

“Di usia yang ke-22 tahun Provinsi Sulawesi Barat, kami berharap jalan-jalan provinsi yang ada di Kabupaten Mamasa menjadi perhatian serius Pemprov Sulbar,” ujar Welem.

Salah satu sorotan utama Welem adalah kondisi akses jalan provinsi yang masih memprihatinkan sehingga menghambat layanan kesehatan dasar warga. Ia mengungkapkan bahwa masih ada warga yang harus ditandu sejauh beberapa kilometer demi mencapai fasilitas kesehatan.

“Masih ada warga yang ditandu sejauh beberapa kilometer ke puskesmas. Ini menjadi pergumulan kami bersama Pemprov Sulbar karena jalur tersebut merupakan kewenangan provinsi,” kata Welem.

Menurut Welem, kualitas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Mamasa saat ini baru mencapai 30 persen berkategori mantap. Ia berharap dalam tiga tahun ke depan, persentase jalan mantap tersebut dapat meningkat signifikan.

“Kami berharap dalam sisa tiga tahun ini, kita bisa menaikkan kualitas jalan mantap dari 30 persen menjadi 60 hingga 70 persen,” tegasnya.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, Welem juga mendorong sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Pemprov Sulbar dalam penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

Ia meyakini bahwa pembenahan infrastruktur dan pelayanan dasar merupakan langkah nyata untuk memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara di tengah-tengah mereka.

“Kami berharap ada kolaborasi kuat antara Pemkab Mamasa dan Pemprov Sulbar dalam meningkatkan infrastruktur, menangani stunting, serta kemiskinan ekstrem agar masyarakat semakin merasakan hadirnya negara dan pemerintah,” pungkas Welem.

(ad/ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *