SULBARONLINE.COM, Mamuju – Demam turnamen sepak bola sejagat rupanya tidak hanya melanda para pencinta olahraga di tribun stadion, tetapi juga merambah hingga ke ruang kerja aparat penegak hukum. Di tengah kesibukannya menjaga keamanan wilayah, Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, diam-diam terus memantau peta persaingan lapangan hijau.
Saat dimintai tanggapannya mengenai konstelasi tim-tim besar yang tengah berlaga, perwira menengah Polri ini memberikan analisis yang cukup berimbang. Ia mengakui bahwa peta kekuatan sepak bola modern saat ini sudah semakin merata, sehingga sulit untuk memprediksi siapa yang bakal keluar sebagai jawara secara mutlak.
“Kalau ditanya semua tim berpeluang, ya. Tapi kalau ditanya secara personal, saya coba dukung Brasil nih,” ujar Ferdyan saat ditemui Sulbaronline.com, di halaman Kantor Mapolresta Mamuju, Kamis 11 Juni 2026.
Pilihan Ferdyan jatuh pada tim Samba bukan tanpa alasan yang kuat. Di matanya, negara pemegang lima gelar juara dunia tersebut menunjukkan konsistensi permainan yang luar biasa dan memiliki kedalaman skuad yang sangat menakutkan bagi lawan-lawannya.
Ia menilai, kekuatan utama anak-anak asuh Brasil terletak pada kolektivitas tim yang hampir tanpa celah. Menurutnya, tidak ada jurang pemisah yang lebar antara kualitas pemain utama dan pemain pelapis yang duduk di bangku cadangan.
“Kalau di Brasil semua rata bagus mainnya, semuanya punya posisi yang bagus,” tutur Kombes Ferdiansyah, mengagumi komposisi talenta yang mengisi setiap jengkel lapangan skuad Amerika Latin tersebut.
Kendati sangat mengagumi kerja sama tim secara keseluruhan, perhatian Ferdyan tetap tidak bisa dialihkan dari daya magis lini serang. Secara personal, ia mengaku selalu menantikan aksi-aksi individu yang memukau dari sektor depan untuk memecah kebuntuan permainan.
Untuk urusan aktor lapangan hijau yang paling ia favoritkan, Ferdyan tanpa ragu menunjuk sang ujung tombak andalan, Neymar Jr. Ia menilai bintang lapangan tersebut memiliki kreativitas tinggi yang bisa menjadi pembeda sekaligus roh dari setiap kemenangan Brasil. “Tapi kalau pemain yang difavoritkan, saya pilih yang bermain di posisi striker, yakni Neymar,” ucapnya menutup perbincangan.
(ad/ad)












