SULBARONLINE.COM, Jaksel — Jenazah Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim Sayyed Mengga dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (1/2/26).
Berdasarkan laporan dan pantauan live media sosial (Medsos) milik Badan Penghubungan (Banhub) Pemprov Sulbar, jenazah orang nomor dua Sulawesi Barat itu tiba sekira pukul 10.00 WIB, diiringi anggota TNI dari pintu masuk makam hingga liang lahat. Tampak pula ratusan pelayat mengiringi jenazah itu.
Hadir Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, mantan Gubernur Sulbar H. Anwar Adnan Saleh bersama isteri, sejumlah Bupati se Sulbar, Anggota DPRD Sulbar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar dan keluarga almarhum.
Upacara secara kemiliteran dimulai untuk menghantarkan jenazah ke liang lahat dengan dipimpin oleh Inspektur Upacara Mayjen TNI Eko Susatyo.
Selanjutnya, pembacaan riwayat hidup almarhum, apel persada, penghormatan terakhir, hingga penembakan salvo oleh regu kehormatan.
Kemudian, prosesi penurunan jenazah ke liang lahat dilakukan dengan diselimuti Bendera Merah Putih, sebagai bentuk penghormatan negara.
Setelah penimbunan liang lahat oleh Inspektur Upacara dan keluarga, acara dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta penyerahan Bendera Merah Putih kepada pihak keluarga.
Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin Sanusi DM, yang turut menghadiri jenazah Salim Sayyed Mengga, mengaku ikut merasakan duka mendalam.
Di mata mantan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Barat itu, mengaku sosokĀ Salim Sayyed Mengga sebagai tokoh, teladan, visioner, malaqbi, bersahaja.
“Atas nama pribadi dan jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar menyampaikan belasungkawa dan duka yang mendalam. Beliau adalah orang tua, tokoh karismatik, perbuatan dan ucapannya beliau seiring, beliau tomapia kedo dan penyayang. Mari kita semua mendoakan beliau,” tutup Safaruddin.






