Kebakaran Hutan di Mamuju Hanguskan Hektaran Lahan, Damkar Tempuh 1 Km Jalan Kaki untuk Padamkan Api

SULBARONLINE.COM, Mamuju – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Dusun Lambagu, Desa Sumare, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), pada Kamis malam, 28 Mei 2026. Cuaca ekstrem berupa kemarau panjang diduga kuat menjadi pemicu utama yang membuat kobaran api dengan cepat menghanguskan beberapa hektar lahan di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Mamuju, Andi Juandi, mengonfirmasi bahwa operasi pemadaman skala besar langsung diluncurkan sesaat setelah menerima laporan dari warga dan personel Damkar Provinsi bernama Bustan, sekitar pukul 18.00 WITA.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, Anggota Tim 2 DAMKAR langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pemerintah serta masyarakat setempat,” ujar Andi Juandi saat dikonfirmasi, Jumat dini hari, 29 Mei 2026.

Medan Berat, Petugas Kepung Titik Api

Upaya penjinakan si jago merah tidak berjalan mulus. Tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi harus dihadapkan pada kendala geografis yang cukup berat. Titik api utama dilaporkan berada di tengah hutan, berjarak sekitar 1 kilometer dari akses jalan utama yang hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, tim penerapan strategi pengepungan. Kolaborasi masif pun dilakukan dengan membagi personel ke beberapa titik demi melokalisasi pergerakan api agar tidak kian meluas ke organisasi warga.

Operasi darurat ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari armada dan personel Tim 2 Damkar, Provinsi Damkar, pemerintah desa, hingga puluhan warga sekitar yang bahu-membahu membawa peralatan seadanya.

Padam Setelah 8 Jam, Korban Jiwa Nihil

Setelah berjuang melawan kobaran api selama kurang lebih 8 jam di tengah kegelapan malam, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan api secara total pada Jumat dini hari, sekitar pukul 02.00 WITA.

Andi Juandi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat mencemaskan warga Desa Sumare ini.

“Kami bersyukur, berkat kerja keras seluruh tim di lapangan bersama masyarakat dan pemerintah setempat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kami memastikan korban jiwa nihil dalam peristiwa ini,” tutupnya.

Setelah situasi dipastikan benar-benar aman dan nyaman, seluruh personel Anggota Tim 2 DAMKAR beserta armada ditarik mundur untuk kembali bersiaga di Posko Utama.

Imbauan Waspada Kemarau Panjang

Mengingat wilayah Mamuju dan sekitarnya masih dilanda musim kemarau yang kering, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar.

Masyarakat juga diminta segera melapor ke call center pemadam kebakaran jika melihat adanya indikasi kepulan asap atau titik api baru di sekitar wilayah mereka agar penanganan dini bisa segera dilakukan.

(ad/ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *