SULBARONLINE.COM, Mamuju – Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kembali menggelar audisi penjaringan talenta suara Gita Bahana Nusantara (GBN). Agenda tahunan ini dibuka langsung oleh Kepala Disparbud Mamuju, Ariady Ihsan di Kantor Disparbud, Selasa, 12 Mei 2026.
Kepala Bidang (Kabid) Seni dan Budaya Marwan Haruna mengatakan, audisi yang digelar sehari tersebut merupakan langkah awal dalam sistem seleksi berjenjang. Para peserta yang lolos di tingkat kabupaten akan dipersiapkan untuk bertarung di level Provinsi Sulawesi Barat.
“Yang dari tingkat provinsi itulah yang nantinya akan mewakili Sulawesi Barat untuk ikut di ajang nasional,” ujar Marwan kepada wartawan.
Marwan mengatan, tahun ini peserta yang hadir didominasi oleh pelajar sekolah menengah atas, mulai dari SMA hingga SMK. Meski kategori mahasiswa tetap dibuka, panitia mencatat adanya penurunan jumlah peserta dari kalangan perguruan tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain faktor partisipasi mahasiswa, ia mengakui adanya kebijakan pembatasan jumlah undangan peserta. Langkah ini terpaksa diambil sebagai respons terhadap kondisi finansial daerah di tengah efisiensi anggaran.
“Kami tahun ini agak mengurangi jumlah peserta yang kami undang karena mengingat efisiensi anggaran yang terjadi,” ucapnya.

Tercatat sekira 20 peserta bersaing ketat untuk memperebutkan posisi delegasi kabupaten. Dalam proses ini, panitia secara spesifik membidik karakter suara yang lengkap guna memenuhi kebutuhan formasi paduan suara standar.
Target utama seleksi adalah menjaring empat karakter suara dasar, yakni Sopran, Alto, Tenor, dan Bass. Kendati demikian, panitia menegaskan bahwa kualitas vokal tetap menjadi prioritas utama di atas sekadar pemenuhan kuota formasi.
“Kalau memang yang diaudisi ini cuma menghasilkan satu Tenor atau satu Bass, ya mungkin cuma itu yang kami kirim ke provinsi,” katanya menambahkan.
Kabupaten Mamuju sendiri memiliki rekam jejak yang cukup impresif di ajang GBN. Selama tiga tahun terakhir, sejak 2023 hingga 2025, perwakilan Mamuju konsisten menembus seleksi nasional. Target serupa pun dipasang tahun ini demi menjaga tradisi hadirnya putra-putri daerah di panggung nasional.
(red/red)











