SULBARONLINE.COM, Mamuju – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Mamuju menutup rangkaian pelatihan selam dengan praktik langsung di laut Pulau Pulau Karampuang, pada Kamis (09/04/2026).
Kegiatan ini menjadi puncak dari pelatihan yang telah berlangsung selama tiga hari, di mana peserta akhirnya mengaplikasikan seluruh materi dan latihan yang telah diperoleh sebelumnya.
Didampingi instruktur, para peserta melakukan penyelaman di perairan Karampuang yang dikenal memiliki potensi wisata bawah laut yang sangat indah dan masih alami.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk mengaplikasikan materi yang telah diberikan sebelumnya, baik teori maupun praktik dasar di kolam. Dengan turun langsung ke laut, peserta mendapatkan pengalaman nyata yang memperkuat pemahaman mereka terhadap teknik dan standar penyelaman, khususnya pada level Open Water Diver.
Salah satu peserta pelatihan, Ashar, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan menyelam, terutama bagi pemandu wisata pemula.
“Pelatihan ini sangat membantu meningkatkan skill menyelam, terutama bagi pemandu pemula yang perlu memahami standar Open Water Diver. Kami juga sebagai peserta sangat berterima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju yang telah melaksanakan pelatihan ini,” ungkapnya.
Ashar juga menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung, para peserta benar-benar mendapatkan materi yang membuka wawasan tentang dunia selam secara lebih mendalam. Mulai dari sesi teori, praktik di kolam, hingga pengalaman langsung di laut, semuanya memberikan kesan yang luar biasa.
“Pada saat praktik di kolam hingga hari ini di Pulau Karampuang, kami mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa. Ini bukan hanya pelatihan, tapi juga pembelajaran yang memperluas cara pandang kami terhadap dunia selam,” lanjutnya.
Lebih lanjut, para peserta berharap agar program pelatihan ini tidak berhenti pada tahap dasar saja. Mereka menginginkan adanya keberlanjutan hingga ke jenjang sertifikasi lanjutan, seperti Divemaster, guna meningkatkan daya saing pemandu wisata bahari di Mamuju.
“Harapan kami, pelatihan ini tidak hanya sampai di Open Water saja, tetapi ada kelanjutan hingga ke jenjang sertifikasi seperti Divemaster. Dengan begitu, SDM kepemanduan wisata bahari di Mamuju bisa lebih kompetitif,” tutup Ashar.
(red/red)










