Dapat Restu DPP, Andi Dody Bakal Rombak Kepengurusan Hanura Sulbar

SULBARONLINE.COM, Mamuju — Peta politik internal Partai Hanura Sulbar bergerak cepat. Setelah resmi mengantongi surat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Andi Dody Hermawan langsung memanaskan mesin partai berlambang kepala singa tersebut.

Langkah pertama Andi Dody dengan menyiapkan Musyawarah Daerah (Musda) tingkat provinsi dan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di enam kabupaten.

Rekomendasi dari DPP Hanura ini menjadi suntikan energi sekaligus legitimasi kuat bagi dirinya untuk merombak total kepengurusan partai.

Restrukturisasi ini akan menyasar seluruh level, dari wilayah hingga tingkat akar rumput (grassroots). Targetnya jelas, yakni memastikan mesin partai siap tempur menghadapi pemilu 2029 mendatang.

Andi Dody menegaskan enggan membuang waktu. Momentum dari DPP harus segera diwujudkan menjadi gerakan nyata.

”Amanah dan rekomendasi dari DPP Hanura adalah perintah untuk bergerak. Kami langsung tancap gas. Agenda utama kita dalam waktu dekat adalah menggelar Musda dan Muscab. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk merapatkan barisan, menyatukan visi, dan memanaskan mesin partai di seluruh wilayah Sulbar,” kata Andi Dody saat dihubungi, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurut dia, konsolidasi akbar ini bukan sekadar rutinitas formal organisasi. Ini adalah langkah strategis untuk membentuk kepengurusan yang solid, adaptif, dan peka. Saat ini kata dia, tim kerja tengah merampungkan persiapan teknis dan berkoordinasi dengan pengurus tingkat kabupaten (DPC).

Rekomendasi pencalonan Andi Dody sebagai Ketua DPD Hanura Sulbar diterbitkan pusat pada 18 Mei 2026. Surat itu diteken langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Benny Rhamdani.

Ketua Panitia Pelaksana Musda dan Muscab, Fakar, membenarkan jajaran panitia langsung bergerak cepat setelah menerima instruksi tersebut. Mereka mengifisienkan waktu untuk menggelar musyawarah serta pelantikan.

”Begitu ada Instruksi dari DPP dan diberikan waktu hanya dua minggu untuk segera melaksanakan Musda, kami di DPD langsung bergerak serta menyusun semua agenda kegiatan,” ujar Fakar.

Fakar menjelaskan, DPP Hanura sempat menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD untuk mengisi kekosongan jabatan. Langkah ini diambil karena masa jabatan ketua definitif sebelumnya, Andi Zulfahmi, telah berakhir.

”Pelaksanaan tugas diturunkan oleh DPP untuk menggantikan Andi Zukfahmi sebagai ketua defenitif sebelumnya yang masa jabatannya sudah berakhir. Kami juga mendapat informasi bahwa Bapak H. Andi Dody Hermawan yang juga menjabat ketua DPD sebelumnya,” tutur Fakar.

Fakar juga mengungkap pesan khusus dari Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang, terkait bursa calon ketua di Sulbar.

“Rekomendasi itu langsung dari Ketua Umum Partai Hanura Bapak Oesman Sapta Odang mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada yang bisa menggantikan Andi Dody Hermawan sebagai Calon Tunggal Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Barat, akan tetapi kami di DPD Sulbar melalui kepanitiaan akan tetap melakukan proses sesuai aturan Partai,” katanya.

Musda dan Muscab serentak ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026, di Maleo Town Square (Matos), Mamuju. Sejumlah fungsionaris DPP Hanura dipastikan hadir langsung dalam acara tersebut.

Gerak cepat kubu Andi Dody diprediksi membuat tensi politik internal Hanura Sulbar kian hangat. Pengurus pun meminta seluruh kader tetap satu komando demi menyukseskan agenda ini.

(red/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *