Perkuat Promosi Wisata Bahari, Disparbud Mamuju Gelar Pelatihan Selam

SULBARONLINE.COM, Mamuju – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju menggelar pelatihan selam selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 April 2026, bertempat di aula Disparbud Mamuju.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pengembangan dan promosi wisata bahari di daerah.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan pemberian materi pada hari pertama. Selanjutnya, peserta akan mengikuti praktik di Kolam Renang Maleo pada hari kedua, sebelum terjun langsung ke laut di Pulau Karampuang pada hari ketiga.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disparbud Mamuju, H. Hamzah Yunus, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata, khususnya wisata bawah laut yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta, sehingga dapat diimplementasikan dalam pengembangan dan promosi objek wisata bahari kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil dari pelatihan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan kemampuan individu, tetapi juga mampu mendorong promosi destinasi wisata Mamuju hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Peserta pelatihan berjumlah sekitar 10 orang, yang berasal dari berbagai unsur, seperti aparat kepolisian, TNI AL, organisasi perangkat daerah (OPD), Pramuka, anak sekolah dan penggerak wisata, termasuk dari Pulau Karampuang.

Menurut Hamzah, keterlibatan berbagai pihak ini penting untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap pengembangan destinasi wisata.

“Dengan adanya partisipasi masyarakat dan lintas instansi, diharapkan muncul kesadaran bersama untuk menjaga dan mengembangkan potensi wisata yang ada,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap pelatihan ini dapat membuka wawasan para pemangku kepentingan agar lebih serius dalam merancang pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah serta kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan wisata yang aman, bersih, dan nyaman, termasuk dalam penyajian kuliner yang higienis dan halal.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat memiliki kesadaran wisata, sehingga Mamuju bisa menjadi daerah tujuan wisata yang diminati oleh masyarakat luas,” tutupnya.

(red/red)

Leave a Reply