Hari Anti Korupsi, Aktivis PMII Mamuju Desak Kejati Sulbar Tuntaskan Kasus Renovasi Stadion Manakarra

Mamuju1303 Views

SULBARONLINE.COM, Mamuju – Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, Ali Imran, menyorot progres pembangunan renovasi stadion manakarra mamuju yang hingga kini belum tuntas.

Hal ini diungkapkan di momentum Harianti Korupsi Sedunia tanggal 9 Desember 2023.

Pasalnya, bangunan yang menelan anggaran Rp 9,3 miliar bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Sulbar tahun 2022 ini, terbengkalai kian tak terawat ditumbuhi rumput liar dan terkesan dibiarkan.

“Kita lihat bersama bahwa stadion manakarra mamuju ini sudah hampir menjadi kebun petani yang sampai dibangku stadion itu ditumbuhi oleh rumput liar,” sebutnya kepada Sulbaronline.com, Sabtu (9/12/2023).

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fsipol Unika Mamuju ini mengatakan, dalam prosesnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar meduga proyek stadion tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Imran menuturkan, proses hukum yang di tangani Kejaksaan tersebut belum tuntas membuat publik bertanya-tanya, sebab belum juga menetapkan tersangka.

Olehnya, ia meminta Kejaksaan untuk segera menuntaskan dugaan kasus korupsi tersebut yang dinilai telah merugikan keuangan negara.

“Sampai sekarang, kasus korupsi stadion manakarra ini seakan akan sudah tidak dipublik lagi, dan agar masyarakat Sulbar pada umumnya tidak lagi bertanya tanya bagaimana penuntasan kasus dugaan korupsi ini,” terangnya.

Ia juga meminta kejaksaan untuk mengusut tuntas siapa saja terlibat tanpa pandang bulu dalam prosesnya yang telah menjadi atensi sejak Juni 2023 lalu.

Imran menyatakan, melalui moment hari antikorupsi Sulbar bersih dari para pelaku Korupsi yang berkiliaran dengan bebas.

“Maka dari itu kami ingin mengungkapkan jika kasus ini tidak segera ditindak lanjuti maka aliansi dari BEM Fisipol unika akan turun untuk memintak kejalasan tentang kasus ini sampai pada tahapan tahapan selanjutnya,” lanjutnya.

Sekadar diketahui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih merinci kerugian negara pembangunan renovasi stadion manakarra yang disodorkan melalui hasil inbestigasi kejaksaan.

Sementara puluhan saksi yang dipanggil belum dobocorkan nama-namanya.(*)