by

Terbentuknya Komunitas ‘Mari Bersedekah’ di Mamuju

SULBARONLINE.COM, Mamuju —┬áKegiatan filantropi atau aksi kedermawanan makin banyak pengikutnya. Tak hanya dilakukan oleh para artis, youtuber, selebgram ataupun milyuner.

Gerakan berbagai atau bersedakah itu juga digagas oleh berbagai kalangan. Salah seorang pengusaha muda di Mamuju, Muhammad Jufri, misalnya juga melakukan hal yang sama sejak tahun lalu.

Jufri yang merupakan CEO Istana Handphone Mamuju ini melakukan kegiatan sosial tersebut setiap hari Jumat dengan sebutan ‘Jumat Berkah’ berbagi nasi kuning.

Tak hanya itu, Jufri bahkan membantu pembangunan di sejumlah masjid di wilayah terpencil yang bangunannya tak layak. Salah satunya di Dusun Adi-adi, Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Mamuju.

Dari kegiatan rutin inilah membuat Jufri bakal membentuk Komunitas ‘Mari Bersedekah’ dengan melibatkan banyak dermawan dari berbagai pihak dan latar belakang.

“Awalnya saya pribadi yang rutin Jumat berkah berbagi nasi kuning. Itu setiap Jumat.. dan membantu pembangunan masjid yang memang terpencil dan tidak layak untun ditempati ibadah. Sementara ini salah satunya yang ada di Dusun Adi-adi, tapi sebelum gempa melanda daerah ini,” kata Jufri.

Jufri mengaku, setelah terjadinya gempa yang mengguncang Mamuju dan Majene, banyak pihak yang memercayakan dirinya untuk menyalurkan berbagai jenis bantuan, utamanya sembako.

“Paska gempa ini banyak donatur yang membantu saya untuk diamanahkan berupa bantuan sembako kepada korban. Ada karyawan saya, ada teman, kemudian mitra kerja, pokoknya semua ikut membantu. Smeua jadi relawan. Makanya dari beberapa teman kita sepakat untuk buat komunitas sedekah ini,” sebutnya.

Tujuannya, kata Jufri semata-mata untuk berbuat yang terbaik dan mengurangi beban warga ketika terjadi bencana. Termasuk membantu pembangunan rumah ibadah dan sebagainya.

“Tentu ini semata-mata untuk menunjukkan kepedulian dan perhatian kita pada sesama. Bantuannya juga bisa barang bekas, makanan, uang, dan lain-lain yang bisa bermamfaat buat saudara-saudara kita yang kurang mampu. Insya Allah sudah terbentuk komunitas ini dan sudah ada group WhatsApp yang kami buat,” tutup Jufri yang juga CEO Istana Coffee Shop Mamuju ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed