by

Sekprov Sulbar Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan Bencana

SULBARONLINE.COM, MAMUJU—Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris, memimpin rapat evaluasi penanganan Gempa Sulawesi Barat, di Posko Induk Satuan Tugas Minggu (24/1).

Rapat evaluasi tersebut, mengulas tentang langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah dalam menangani dan memulihkan kondisi Sulawesi Barat pasca gempa 6.2 SR 15 Januari lalu.

Rapat evaluasi satuan tugas penanganan gempa Sulawesi Barat yang dilaksanakan  setiap malam itu, mengurai persoalan-persoalan dan solusi yang dapat ditempuh di masing-masing klaster penanganan bencana yang telah dibentuk.

“satgas memiliki target untuk segera melakukan pemulihan berdasarkan waktu tanggap darurat yang telah ditetapkan,”terang Idris.

 Menurut Idris, bahwa dari sisi penanganan kesehatan pasca gempa, dukungan dari berbagai pihak sangatlah besar. Mulai dari kapal rumah sakit TNI hingga rumah sakit lapangan di Korem yang akan beroperasi mulai 25 Januari.

“Sejauh ini,  Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan telah memberlakukan sistem rujukan pelayanan kesehatan dan mempersiapkan RSUD Sulbar melakukan pelayanan di tenda-tenda, mengingat kekuatiran berada di dalam gedung utama RSUD Sulbar,”ucapnya.

Mantan deputi LAN RI ini juga menambahkan bahwa untuk kabupaten Mamuju dan Majene, Pemerintah juga telah mempersiapkan pelayanan di sembilan puskemas, dengan memasang tenda pelayanan kesehatan.

Idris mengakui, bahwa representasi dan  cara kerja Sulawesi Barat dalam menangani bencana perlu diapresiasi. Sejumlah pejabat Kementerian yang hadir di Mamuju dan Majene, bahkan dikunjungi langsung oleh Presiden RI, dianggap Idris bukan hanya sekedar perhatian, tapi juga menjadi semangat Sulbarvuntuk segera pulih dan bangkit.

“Peralatan pelayanan kesehatan yang ada di Sulawesi Barat saat ini  boleh dikata ini adalah sesuatu yang baru dan dapat menjadi model dalam klaster kesehatan penangan bencana di Indoensia,”kuncinya.(*/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed