by

Begini Suasana Rumah Duka Andi Maksum DAI Pagi Ini

SULBARONLINE.COM, Mamuju — Kepergian Maradika (Raja) Mamuju, H. Andi Maksum Djalaluddin Ammana Inda (DAI) menjejakkan duka dan kesedihan yang sangat mendalam bagi banyak orang. Mulai dari kalangan masyarakat sipil, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga pejabat di Sulawesi Barat.

Banyak yang mengucapkan turut berduka dan belasungkawa, baik melalui media sosial maupun dalam bentuk karangan bunga.

Dari pantauan SULBARONLINE.COM, Rabu (10/09/2020) pagi, di rumah duka tempat jenazah almarhum Pue H. Andi Maksum DAI masih disemayamkan.

Di depan rumahnya dan disepanjang jalan Emmy Saelan, karangan bunga berjejer panjang untuk tokoh toleran dan pluralis itu.

Nampak berderet karangan bunga, mulai dari Raja Gowa ke XXXVIII, Andi Kumala Idjo Karaeng Lembang Parang, kekuarga besar Kerajaan Aralle, mantan Gubernur Sulbar H. Anwar Adnan Saleh, Gubernur Sulbar dan Wagub Sulbar, Anggota DPR RI, Kabinda Sulbar, Polda Sulbar, Korem 142 Tatag, Kajati Sulbar, KPU Provinsi Sulbar, Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Bupati Mamuju Tengah, Sekda Majene Masriadi Nadi Atjo, Kerajaan Rantebulahang, Tokayyang di Padang, dan sederet pejabat, pimpinan perusahaan, pimpinan Ormas dan tokoh-tokoh lainnya.

Sejak pagi, suasana di rumah duka terpantau ramai. Sejumlah pejabat Pemprov Sulbar maupun Kabupaten juga nampak hadir di kediaman almarhum.

Mereka di antaranya; Sekda Provinsi Sulbar, Dr. Muhammad Idris, Anggota DPD RI H. Al Malik Pababari, Kepala Diskominfo Persandian dan Statistik Sulbar Safaruddin Sanusi DM, Kepala DPMPTSP Sulbar Muhammad Rahmat Sanusi, Anggota DPRD Sulbar Hj. Amalia Fitri Aras, Kepala Balitbangda Sulbar Muhammad Jamik Barambangi, Kadis Perikanan dan Kelautan Sulbar Hamzah, pemangku adat Gala’gar Pitu Kerajaan Mamuju dan ratusan pelayat lainnya.

Rencananya, almarhum akan dimakamkan usai shalat Dzuhur, di pekuburan Raja di Tampo Tora, lingkungan Puncak Utara, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.

“Duka mendalam kita rasakan atas kepergian orang tua kita semua, Pue H. Andi Maksum DAI. Insya Allah, smeoga Husnul Khatimah dan di tempatkan di tempat terbaik di sisinya. Keluarga yang ditinggalkan Insya Allah tabah dan bersabar,” ucap Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar.

Seperti diketahui, Maradika Mamuju, H. Andi Maksum Djalaluddin Ammana Inda (Dai) berpulang ke ramhatullah di usia 78 Tahun, pada Selasa (08/09/2020) sekira pukul 20.00 WITA, di Rumah Sakit Akademis Jaury Yusuf Putra Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), setelah dirawat kurang lebih sebulan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed