by

November 2018, NTP Sulbar Naik 1,74 Persen

SULBARONLINE.COM, Mamuju – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat, kemali merilis perkembangan nilai tukar petani (NTP) di Sulawesi Barat, sepanjang November 2018.

Berdasarkan data, NTP Sulawesi Barat November 2018 sebesar 112,42; naik 1,74 persen dibandingkan NTP pada bulan Oktober 2018.

NTP di Sulawesi Barat menurut subsektor, tercatat untuk Subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) 102,62; Subsektor Hortikultura (NTP-H) 116,56. Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-R) 121,56; Subsektor Peternakan (NTP-T) 105,63; dan Subsektor Perikanan (NTN) 107,45.

Kepala BPS Sulbar Win Rizal mengatakan, hasil pemantauan harga konsumen perdesaan menunjukkan terjadinya deflasi perdesaan di Sulawesi Barat pada November 2018 sebesar 0,36 persen.

“Secara umum dipicu oleh indeks harga kelompok pengeluaran khususnya bahan makanan yang mengalami penurunan,” kata Win Rizal.

Sementara, untuk Inflasi di daerah perdesaan terjadi di 17 provinsi di Indonesia. Tertinggi di Sulawesi Utara sebesar 1,17 persen dan Terendah di Kalimantan Tengah sebesar 0,04 persen.

“Sedangkan 15 provinsi lainnya mengalami deflasi, tertinggi di Sulawesi Barat 0,36 persen dan terendah di Lampung 0,01 persen. Dan terdapat satu provinsi yang cenderung stabil yakni Sulawesi Selatan. Sulawesi Barat menempati urutan pertama dari 15 provinsi yang mengalami Deflasi perdesaan,” urainya.

Untuk skala nasional, NTP bulan November 2018 sebesar 103,12; naik sebesar 0,09 persen dibandingkan bulan Oktober 2018, dan mengalami inflasi perdesaan sebesar 0,12 persen.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed