by

GP Ansor Mamuju Gelar Dzikir dan Istighotsah, Ini Tujuannya

MAMUJU, SULBARONLINE.COM – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamuju, menggelar Dzikir dan Istighotsah, Sabtu (10/11/18) malam.

Kegiatan bertema “Menguatkan Silaturrahim Memperkokoh NKRI” ini dipusatkan di sekretariat PC GP Ansor, Jl. Abd. Wahab Azasi, Mamuju.

Hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mamuju yang juga Dewan Pembina PC GP Ansor Mamuju KH. Namru Asdar, Kapolres Mamuju AKBP Moh. Rivai Arvan dan Pasi Intel Kodim 1418 Mamuju.

Selain itu, hadir juga Kiai Ahmad Multazam selaku Ketua Majelis Dzikir Rijalul Ansor Mamuju yang juga cucu dari ulama besar tanah Mandar KH. Muhammad Thahir Imam Lapeo, Tokoh NU Habib Fadhlu Al Mahdaly, Kasatkorwil Banser Sulbar, Ketua dan Sekretaris PC GP Ansor Mamuju, Kasatkorcab Banser Mamuju dan perwakilan Organisasi Kepemudaan.

“Kegiatan kita malam ini semata-masa untuk mendoakan keselamatan Bangsa dan negara kita, wabilkhusus untuk keselamatan daerah kita ini,” kata Ketua PC GP Ansor Mamuju, Zahrir dalam sambutannya.

Menurutnya, kondisi Negeri akhir-akhir ini benar-benar memprihatinkan. Sebab, sering terjadi bencana alam dan gejolak sosial di masyarakat.

“Kalau kita lihat kondisi hari-hari terakhir ini banyak bencana alam yang terjadi, termasuk bencana sosial. Karena itu, ulama kita menganjurkan dua macam usaha yang kita lakukan, yaitu usaha fisik dan usaha bathiniyah seperti yang kita laksanakan saat ini,” sebutnya.

Selain itu, tambah Zahrir, Dzikir dan Istighotsah ini dilakukan untuk mendoakan para Pahlawan di momentum Hari Pahlawan Nasional 10 November 2018.

“Pada hari ini juga kita beristighotsah bertepatan dengan peristiwa yang luar biasa, dimana ada peristiwa 10 November. Olehnya kita berdoa kepada Allah agar arwah para Pahlawan kita dari kalangan santri, Fisabilillah, anak-anak NU semuanya syahid dan ditempatkan ditemat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap Zahrir.

Melalui kegiatan ini juga, Zahrir berharap, kaum muda tak melupakan sejarah dan peristiwa penting pada 1o November 1945 silam.

“Di sana ada sejarah yang luar biasa yang harus dipahami dengan baik oleh generasi muda saat ini. Ada peristiwa yang di kalangan kita semua disebut sebagai Resolusi jihad NU dan fatwa dari pendiri NU KH Hasyim Asy’ari tentang hukumnya membela negara dengan kalimat ‘Hubbu Wathoni Minal iman,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres Mamuju AKBP Moh. Rivai Ravan juga diberi kesempatan untuk menyampaikan beberapa hal penting. Sementara, Ketua MUI Mamuju KH Namru Asdar didaulat menyampaikan Tausyiah,sedangkan yang bertindak memimpin Dzikir yakni Ketua Rijalul Ansor Kiai Ahmad Multazam. (Ar).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed